Desain Rumah Sederhana

Info seputar dunia properti, gambar desain rumah, aksesoris, rab dan bahan bangunan

Beberapa Penyebab Suhu Panas di Dalam Rumah Type Kecil

perumahan type kecilSetiap penghuni rumah di lingkungan perumahan KPR type kecil dengan luas tanah 60 M2,  dengan kondisi ukuran rumah yang standard sudah pasti akan merasakan panasnya suhu di dalam rumah pada siang hari. Padatnya rumah dengan kurangnya ruang terbuka hijau dan pepohonan pelindung, mengakibatkan suhu di lingkungan pemukiman menjadi panas. Apalagi pada perumahan yang menggunakan tutup atap bahan asbes dan seng akan lebih panas. Suhu yang panas di luar rumah akan mempengaruhi suhu di dalam rumah yang kurang memenuhi persyaratan tertentu.

Penghuni rumah yang rumahnya dilengkapi pendingin ruangan seperti AC, exhoust fan, atau kipas angin, mungkin tidak akan begitu merasakan panas. Tetapi masalahnya tidak semua orang tahan terhadap AC dan kipas angin, sebab walau bagaimanapun juga kesejukan alami pasti yang lebih baik dan nyaman.

Ada beberapa penyebab terjadinya kenaikan suhu di dalam rumah akibat teriknya matahari pada waktu siang hari:

1. dinding rumah terlalu pendek;
2. menggunakan tutup atap yang mudah merambatkan panas;
3. kurangnya ventilasi rumah dan ventilasi ruang atap;
4. lahan yang dihabiskan dengan bangunan tidak memiliki ruang terbuka;

 



Ketinggian Rumah

Dinding rumah sebaiknya memiliki ketinggian minimal 3 meter dari lantai ke plapond. Dengan ketinggian tersebut volume ruangan akan lebih besar dan akan membantu meredam pengaruh suhu panas yang meresap dari ruang atap melalui penutup plapond atau suhu dari luar ruangan. Ruang atap yang panas akan mengakibatkan penutup plapond seperti eternit, GRC menjadi panas, dan panas tersebut secara perlahan-lahan akan meresap ke dalam ruangan, sehingga dengan ketinggian dinding yang cukup maka volume udara dingin yang ada di dalam ruangan akan mampu meredam panas yang meresap dari permukaan tutup plapond. Memilih penutup plapond yang memiliki fungsi sebagai peredam panas merupakan langkah yang baik.

Ruang Atap

Suhu panas pada ruang atap merupakan sumber panas yang paling dominan. Untuk meminimalisir suhu panas ruang atap bisa dengan berbagai cara, misalnya pemilihan bahan tutup atap, menambah ketinggian atap, memasang peredam atap, dan yang paling penting adalah membuat ventilasi ruang atap yang baik.

Ventilasi

Kurangnya lubang ventilasi yang dipasang di atas jendela dan pintu merupakan salah satu penyebab ruangan di dalam rumah menjadi panas dan pengab.  Ventilasi rumah yang baik adalah model ventilasi jelusi yang bersatu dengan kusen. Tapi sepertinya di jaman sekarang ini jenis vetilasi yang seperti itu sudah jarang digunakan orang, dan lebih memilih ventilasi model minimalis.

Ruang atap yang tidak dilengkapi ventilasi yang cukup akan menampung panas yang berlebihan, sehingga penutup plapond menjadi panas dan meresap ke dalam ruangan di bawahnya. Dengan adanya ventilasi udara yang cukup pada ruang atap, maka suhu di dalam ruang atap tidak akan berlebihan dan tidak akan sampai membuat penutup plapond menjadi panas.

Ruang Terbuka

Setiap rumah di lingkungan perumahan KPR hanya memiliki ruang terbuka di bagian depan rumah, sedangkan pada bagian samping kanan/kiri, serta belakang praktis sudah rumah orang. Kalau membangun rumah kemudian tanah dihabiskan mulai dari belakang sampei depan untuk bangunan, maka sudah jelas tidak ada lagi spasi untuk ruang terbuka di dalam rumah yang menyebabkan kurangnya sirkulasi udara, dan menyebabkan ruangan bagian dalam tidak akan memiliki lubang ventilasi dan tidak memiliki jendela yang menghadap ruang terbuka.

Mungkin masih ada penyebab lainnya selain keempat penyebab yang telah saya uraikan di atas. Pada dasarnya sumber panas yang mempengaruhi ruang dalam rumah ada dua yaitu resapan panas dari ruang atap rumah itu sendiri, dan pengaruh suhu udara di luar rumah. Persentase resapan panas dari ruang atap lebih besar dibandingkan dengan dari lingkungan. Oleh karena itu ketika kita akan membangun rumah di lingkungan padat seperti perumahan KPR type kecil dengan luasan tanah 60 m2 sebaiknya memperhatikan keempat faktor penyebab tersebut di atas.

Untuk mengatasi kondisi rumah yang tidak memenuhi keempat persyaratan di atas, barangkali secara bertahap melakukan perubahan mulai dari perbaikan ventilasi yang kurang, terutama ventilasi ruang atap.. bila perlu dengan menambah exhoust fan untuk menyedot udara panas di ruang atap.

Rumah adalah merupakan sebuah istana bagi penghuninya, oleh karena itu sebuah rumah harus nyaman untuk dihuni. Rumah yang nyaman dan menyenangkan penghuninya adalah sebuah rumah yang dibangun yang dirancang dengan desain dan konstruksi yang memenuhi persyaratan konstruksi, persyaratan rumah sehat, diantaranya rancangan ventilasi dan pencahayaan alami, serta persyaratan lainnya seperti penataan interior tata ruang rumah yang tidak terlalu banyak dinding penyekat yang dapat menghambat sirkulasi udara.

[Penulis : Win. Indriani]

Updated: 17 September 2014 — 7:07 am
Desain Rumah Sederhana © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme