Desain Rumah Sederhana

Info seputar dunia properti, gambar desain rumah, aksesoris, rab dan bahan bangunan

Beton Kolom, Sloof, dan Ring Balk Pada Bangunan Rumah 1 Lantai

Selain pondasi, beton kolom, sloof, dan ring balk pada bangunan rumah merupakan struktur bangunan yang sangat menentukan kekuatan dan kokohnya bangunan sebuah rumah. Untuk struktur bangunan rumah 1 lantai konstruksi strukturnya tentu berbeda degan bangunan rumah 2 lantai. Fungsi struktur secara umum adalah memikul beban bagian bagunan yang ada di atasnya. Untuk lebih jelasnya saya akan mencoba menguraikan mengenai beton kolom, sloof, dan ring balk satu persatu berikut fungsinya.

 

contoh kolom, sloof, dan ring balk beton

 

Beton Kolom

 

Beton kolom adalah balok beton bertulang yang berdiri tegak 90° pada setiap pertemuan dan sudut pasangan dinding (bata merah/batako/hebel). Ukuran penampang beton kolom mengikuti ketebalan bahan dinding yang digunakan. Misalnya bahan dinding yang digunakan adalah bata merah (lebar 10 cm). Maka ukuran penampang beton kolom = 10 x 15 cm, atau 10 x 20 cm. Tulang utama sebuah beton kolom untuk rumah 1 lantai bisa menggunakan 4 bh besi beton  berdiaeter  10 s/d 12 mm.  Ukuran besi ring atau sengkang dengan besi diameter 6 mm s/d  8 mm dengan jarak antara sengkang 15 s/d 20 cm. Semakin besar diameter besi dan semakin kecil jarak sengkang, maka beton kolom akan semakin kuat dan kokoh.

Fungsi kolom adalah memikul beban bangunan yang ada di atasnya. Jika sebuah rumah 1 lantai yang memiliki 3o tiang beton kolom, maka secara bersama-sama memikul beban atap. Semakin berat beban atap maka semakin berat tugas beton kolom memikul beban tersebut. Oleh karena itu ketika kita akan membangun sebuah rumah harus mempertimbangkan jenis tutup atap yang akan digunakan. Jika kita akan menggunakan tutup atap dengan genting beton atau genting keramik dengan rangka atap kayu kelas 1 (berat), maka konstruksi kolom harus benar-benar sesuai. Adukan beton kolom  menggunakan adukan beton mutu K-175 atau K-225. Adukan K-175 dengan campuran 1 semen :  2 pasir : 3 koral beton uk.2/3 cm. Sedangkan K-225 bisa dilihat pada artikel mengenal kualitas beton mutu K-225 dan K-275.

 

Beton Sloof

 



Beton sloof adalah balok beton bertulang yang dipasang seaca horizontal tepat di atas pondasi batu kali/batu belah. Ukuran penampang beton sloof rumah 1 lantai menggunakan ukuran 15 x 20 cm. Untuk ukuran diameter besi beton  tumang utama, sedangkan jarak sengkang 20 s/d 25 cm.  Adukan yang digunakan sama dengan adukan beton kolom.

Fungsi beton sloof adalah menerima  beban yang dipikul oleh setiap kolom + beban dinding kemudian dan membagikan beban tersebut secara merata ke permukaan pondasi. Seluruh beban dipikul oleh pondasi. Itulah sebabnya mengapa pondasi batu kali dibuat melebar ke bawah, tujuannya agar pondasi tidak amblas ke tanah.

 

Ring Balk Beton

 

Ring balk beton bertulang adalah balok beton yang dipasang di bagian atas pasangan dinding. Ukuran penampang ring balk untuk rumah 1 lantai mengikuti ukuran bahan dinding seperti beton kolom. Apabila menggunakab batu bata merah, ukuran ring balk = 10 x 20 cm, atau 10 x 15 cm, bias disesuaikan dengan jenis  bahan tutup dan rangka atap, tapi jangan kurang dari 10 x 15 cm. Ukuran besi tulangan dan adukan beton sama dengan beton kolom dan sloof.

Fungsi ring balk beton adalah meratakan tumpuan beban rangka dan tutup atap dan meneruskannya ke setiap ujung beton kolom. Selain fung si tersebut, juga bersama-sama dengan beton kolom dan sloof mengikak pasangan dinding.

Itulah penjelasan singkat mengenai  beton kolom, sloof, dan ring balk pada bangunan rumah 1 lantai. Perlu saya ulas sedikit, untuk bangunan rumah 2 lantai tentu berbeda, termasuk ukuran dan kedalaman pondasinya. Semoga apa yang saya sampaikan di atas ada manfaatnya dan menambah sedikit pengetahuan tentang konstruksi beton untuk bangunan rumah.

Referensi : attahiyat.blogspot.com dan struktur-rumah.com

Updated: 19 Oktober 2014 — 5:34 pm
Desain Rumah Sederhana © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme