Desain Rumah Sederhana

Info seputar dunia properti, gambar desain rumah, aksesoris, rab dan bahan bangunan

Cara dan Kebiasaan Masyarakat Pedesaan Membangun Rumah

membangun rumah didesaCara dan kebiasaan orang-orang pedesaan dalam membangun rumah berbeda dengan masyarakat di perkotaan. Mulai dari cara mengumpulkan biaya membangun, cara mengerjakannya, model rumah yang dibangun sepertinya dilakukan secara turun temurun sejak dulu.

Cara orang desa mengumpulkan biaya membangun tidak seperti orang kota, menabung uang, pinjaman bank, atau kredit perumahan. Orang desa biasanya mengumpulkan bahan-bahan bangunan dilakukan secara bertahap, sebagai berikut:

A. Mengumpulkan Bahan Bangunan Secara Bertahap

1. Bahan Kayu

Bahan kayu dianggap bahan utama dan harus dipersiapkan jauh-jauh hari. Kayu biasanya diambil dari kebun sendiri atau membeli pohon kayu dari tetangga yang kemudian digergaji  sesuai ukuran yang diperlukan. Jumlah kayu yang dikerjakan ditentukan setelah berkonsultasi dengan tukang bangunan yang mereka anggap pintar dan berpengalaman di kampung yang bersangkutan. Setelah komplit jumlah dan ukuran yang diperlukan, selanjutnya kayu direndam di dalam lumpur.. di kolam atau sawah selama 1 tahun. Setelah 1 tahun kemudian kayu diangkat dan dikering anginkan dan selanjutnya disimpan sampai tiba saatnya membangun.

2. Batu Kali dan Pasir

Untuk menyiapkan batu kali dan pasir biasanya membeli langsung dari penggalian, sedangkan bagi yang lingkungannya dekat dengan kali.. biasanya mengunpulkan sendiri atau menyuruh orang lain.



3. Bata Merah dan Genting

Untuk bahan bangunan bata merah dan genting, biasanya membeli atau memesan langsung dari tempatnya, pembelian bata merah juga dilakukan jauh-jauh hari.. dan kemudian disimpan dalam waktu yang panjang pula.

Kelima  jenis bahan bangunan tersebut merupakan bahan bangunan utama yang dikumpulkan jauh-jauh hari sebelum membangun. Hal tersebut mereka lakukan tentu saja sesuai dengan kemampuan membeli yaitu mereka lakukan setiap mendapatkan uang dari hasil panen sawah atau kebun. Untuk setiap membeli material tersebut juga dilaukan secara bertahap, misalnya satu jenis material dilakukan dalam 2 atau 3 musim panen. Maka sampai terkumpul bahan-bahan matertial tersebut bisa bertahun-tahun.

Setelah terkumpul lima bahan material utama, maka selanjutnya baru mengumpulkan uang untuk upah kerja dan membeli bahan material lainnya dari toko bahan bangunan, seperti semen, paku, ubin dll.

B. Pelaksanaan Membangun

Setelah dirasakan persiapan sudah cukup sesuai petunjuk tukang bangunan yang mungkin mereka anggap arsitek kalau dikota, maka mulailah melaksanakan membangun yang dimulai dengan membuat kusen pintu dan daun jendela. Uniknya membangun rumah sebesar apapun tanpa memerlukan gambar perencanaan, sepertinya sudah diluar kepala tukang bangunan (arsitek pedesaan).

Tukang dan pekerja yang dibayar biasanya hanya yang mengerjakan pekerjaan tertentu. Uniknya ketika mengerjakan pekerjaan yang memerlukan tenaga banyak, seperti pasang atap, biasanya tetangga membantu kerja bakti tanpa meminta bayaran.

Seperti itulah cara dan kebiasaan orang-orang desa ketika membangun sebuah rumah, mengumpulkan material betahun-tahun, tanpa memerlukan gambar perencanaan dan RAB, dikerjakan semi gotong royong.

Updated: 14 Juli 2014 — 12:31 am
Desain Rumah Sederhana © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme