Desain Rumah Sederhana

Info seputar dunia properti, gambar desain rumah, aksesoris, rab dan bahan bangunan

Finishing Cat Kusen, Pintu, Jendela Kayu dengan Kuas

cara mengecat finishing kayuFinishing Cat Kusen – Agar hasilnya memuaskan, untuk mengerjakam finishing kusen, pintu, jendela kayu dengan bahan cat kayu menggunakan kuas, perlu dilakukan dengan cara-cara yang benar. Kesalahan dalam melakukan pekerjaan ini akan mengakibatkan hasil pengecatan tidak rata, tidak rapi, pori-pori kayu masih terlihat, dan dalam jangka waktu tertentu cat akan retak-retak dan mengelupas.

Pekerjaan finishing cat kusen, pintu dan jendela kayu yang akan dibahas di sini adalah pengecatan bidang kayu baru (bukan cat ulang). Untuk pekerjaan finishing  kayu memerlukan peralatan kerja dan bahan sebagai berikut :



Peralatan kerja :

  1. Kuas cat 1 inchi, 2 inchi, dan 3 inchi : Kuas kayu yang kecil berguna untuk bidang cat yang kecil seperti pinggiran kaca jendela dan lis. Kuas yang berukuran 3 inchi untuk mengecat bidang yang lebar, seperti daun pintu. Kuas ukuran 2 inhi untuk mengecat bidang kusen.
  2. Kapek kayu 1 inchi, 2 inchi, dan 3 inchi gunanya untuk meratakan plamur ke permukaan kayu. Ukuran kapek kayu yang berbeda dimaksudkan sama seperti penggunaan kuas.

Bahan Material:

  1. Amplas kayu ukuran paling halus dan sedang;
  2. Plamur kayu yang berkualitas;
  3. Cat dasar kayu yang berkualitas;
  4. Cat finishing yang berkualitas;
  5. Thinner pengencer cat.

Langkah-langkah mengerjakan:

  1. Bersihkan bidang yang akan dicat dari kotoran yang menempel, biasanya bekas adukan semen ketika tukang batu mengerjakan pekerjaan plesteran dan acian dinding. Gunakan kapek kayu, dan haluskan dengan amplas ukuran sedang.
  2. Bersihkan permukaan kayu dari debu bekas amplas menggunakan kain ball politur (kain limbah kaos).
  3. Lakukan pengecatan dengan cat dasar kayu yang diencerkan dengan thinner. Cat dasar gunanya untuk melapisi permukaan kayu agar plamur kayu menempel dengan baik dan menyatu, sehingga dalam waktu yang lama cat finishing tidak retak dan mengelupas. Kayu yang akan dicat harus benar-benar kering (kayu oven). Kayu yang kurang kering hasil pengecatannya kurang baik, dan pada jangka waktu tertentu akan retak-retak dan keriput.
  4. Menutup cat dasar dengan plamur kayu. Kerjakan pekerjaan plamur kayu dengan teliti dan rapi agar permukaannya benar-benar rata dan menutup pori-pori kayu. Menegerjakan pekerjaan ini setelah cat dasar minimum 2 hari.
  5. Permukaan kayu yang sudah diplamur, kemudian diamplas dengan amplas ukuran sedang. Pekerjaan ini dilakukan setelah lapisan plamur kayu benar-benar kering (2 hari). Apabila masih ada yang terlewat (pori-pori kayu masih terlihat), lakukan plamur ulang.
  6. Setelah lapisan plamur sudah diamplas, benar-benar halus dan rata, tidak ada yang terlewat, lakukan pengecatan masih menggunakan cat dasar yang diencerkan dengan thinner (lebih encer dari campuran no. 1).
  7. Pengecatan dengan cat finishing (3 x), atau 3 lapis. Lakukan setelah cat dasar benar-benar kering. Setiap lapisan dicat dengan cat yang dicampur thinner sehingga cat tidak mengenental. Setelah bebarapa saat cat di dalam kaleng akan mengental, lakukan pengenceran ulang dengan thinner seukupnya,  jangan terlalu encer dan jangan terlalu kental.

Penggunaan bahan-bahan cat yang kurang berkualitas akan mengakibatkan daya tahan cat tidak lama, cepat memudar, retak-retak dan kusam. Itulah cara mengerjakan finishing cat kusen, pintu dan jendela menggunakan cat dengan kuas. [Sumber: pengalaman lapang]

Updated: 8 November 2014 — 8:03 am
Desain Rumah Sederhana © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme