Desain Rumah Sederhana

Info seputar dunia properti, gambar desain rumah, aksesoris, rab dan bahan bangunan

Membangun Rumah Cara Kerja Harian Vs Kerja Borongan

bangun rumah cara harian atau boronganCara pelaksanaan membangun rumah yang lebih baik apakah dengan cara kerja harian atau dengan cara kerja borongan? Untuk sebuah pertanyaan seperti itu saya tidak akan menjawab langsung, cara yang mana yang lebih baik, tetapi saya akan menjelaskan satu persatu dari cara pelaksanaan membangun rumah tersebut.

Cara Kerja Harian

Membangun rumah dengan cara kerja harian merupakan cara yang paling umum dilaksanakan. Cara ini merupakan cara yang paling mudah, yang punya pekerjaan (owner) cukup memanggil beberapa orang tukang dan pekerja dan langsung menentukan kapan mulai bekerja dengan upah harian yang telah disepakati, serta memberitahu apa yang harus mereka kerjakan dengan memberikan gambar rumah kepada seorang tukang yang dianggap sudah ahli dan berpengalaman, serta bisa membaca gambar.

Keuntungan cara kerja harian, owner bisa mengerjakan bangunan sesuai dana yang tersedia (membangun secara bertahap), dan pelaksanaan bisa dihentikan ketika dana sudah habis, dan pekerjaan bisa dilanjutkan kembali setelah tersedia dana kembali.

Kekurangan dari cara kerja harian, pekerja harian biasanya bekerja apa adanya,  tidak ada target penyelesaian pekerjaan yang jelas, dan pelaksanaan pekerjaan relatif lambat sebab umumnya para pekerja harian suka mengulur-ulur waktu, apalagi kalau owner (pemilik rumah) tidak mau mengeluarkan biaya pengawasan dengan cara menugaskan seorang pelaksana/mandor untuk mengawasi proses pelaksanaan pekerjaan.

Cara Kerja Borongan



Membangun dengan cara kerja borongan ada dua macam, yang pertama hanya borongan tenaga, kedua borongan tenaga dan bahan. Cara borongan yang pertama biasa dilakukan oleh “tukang borong” yaitu tukang bangunan yang sudah berpengalaman melaksanakan “kerja borongan tenaga”, cara menentukan harga borongan tenaga biasanya per meter persegi luas bangunan, misalnya Rp. 700.000,- sd. Rp. 1.000.000,- per meter persegi. Cara yang kedua yaitu borongan bahan + upah, ini biasanya dikerjakan oleh pemborong “kontraktor” perusahaan berbadan hukum seperti PT, CV, Firma, atau Koperasi.

Keuntungan dengan cara kerja borongan, pelaksanaan pekerjaan ada target dan lebih cepat, sedangkan kekurangannya adalah, persiapan gambar dan RAB harus matang, penyediaan dana harus cukup sesuai pekerjaan yang akan diborongkan. Apabila owner salah menunjuk pemborong, akan beresiko yang dapat merugikan owner, baik dari sisi kualitas dan bentuk penyimpangan lainnya seperti pekerjaan tidak selesai sesuai perjanjian.

Dari penjelasan di atas, maka Anda dapat menilai mana yang paling baik dari kedua cara pelaksanaan membangun rumah. Semoga bermanfaat!

Updated: 22 September 2014 — 9:11 am
Desain Rumah Sederhana © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme