Membuat Rencana Rumah Tinggal | Desain Rumah Sederhana

Homepage » Arsitektur » Membuat Rencana Rumah Tinggal

Membuat Rencana Rumah Tinggal

August 13th, 2011 0 Comments

Sebuah rumah bagaikan sebuah istana bagi penghuninya. Oleh sebab itu sebuah rumah harus nyaman bagi penghuninya. Rumah yang nyaman perlu dirancang dan didesain oleh seorang arsitek agar memenuhi persyaratan kekuatan, keindahan, dan kesehatan. Rumah yang nyaman dihuni akan memberikan kesan mendalam bagi penguni maupun bagi tamu yang berkunjung ke rumah tersebut. Komponen-komponen atau bagian perencanaan sebuah bangunan termasuk bangunan rumah tinggal adalah sebagai berikut :

Denah

Tata letak dan susunan ruangan sebuah rumah dapat dilihat pada gambar denah. Oleh sebab itu denah merupakan bagiyang sangat penting dari sebuah perencanaan rumah tinggal.  Apabila denahnya salah, maka akan salah semuanya. Susunan tata ruang yang baik tidak ada patokan yang pasti, sebab setiap orang memiliki pandangan yang berbeda. Faktor luas lahan dan type bangunan juga sangat menentukan cara mendesain tata ruang sebuah rumah tinggal.  Sebagai contoh, ruang tidur yang dilengkapi toilet sangat tidak cocok untuk rumah lahan sempit, sebab sangat sulit dilakukan karena keterbatasan lahan.

Tampak

Tampak atau gambar tampak, merupakan desain tampilan sebuah rumah yang menggambarkan  bagaimana sebuah rumah dilihat dari depan , dari samping, kanan, samping kiri, dan belakang yang dalam istilah teknik disebut tampak depan, tampak samping (kiri/kanan), dan tampak belakang. Desain tampak menggambarkan bentuk dan tampilan, komponen material sebuah rumah. Pada desain tampak akan terlihat model kusen dan jendela, model daun pintu, model dinding, bentuk atap. Juga pada desain tampak akan diketahui bagai mana gambaran sebuah rumah jika selesai dibangun.

Potongan/Irisan

Potongan atau gambar potongan, dalam istilah teknik ada istilah potongan melintang dan potongan memanjang. Gambar potongan sebuah rumah ibaratnya kita membelah atau memotong sebuah rumah dengan gergaji yang besar sehingga terlihat bagian-bagian yang terpotong tersebut. Gambar potongan sangat penting untuk suatu perencanaan sebuah bangunan termasuk rumah tinggal. Dengan gambar potongan akan terlihat bagian-bagian penting dari keseluruhan bangunan, mulai dari galian, pondasi, dinding, plapond sampai atap.

Detail atau Gambar Penjelasan

Detail atau gambar penjelasan adalah gambar bagian-bagian atau komponen bangunan terkecil dan dibuat dengan skala yang lebih besar. Untuk gambar Denah, Tampak, dan Potongan biasanya cukup dengan skala 1 : 100 artinya 1 cm di gambar sama dengan 100 cm (1 m) dalam kenyataanya. Sedangkan utuk gambar detail bisa menggunakan skala 1 : 10 atau 1 : 20, sehingga komponen bangunan yang kecil bisa menjadi jelas. Misalnya gambar detail pintu, jendela, sloop, kolom, septick tank dll.

Gambar-gambar teknis lainnya

Gambar-gambar teknis lainnya yang diperlukan dalam perencanaan sebuah bangunan termasuk bangunan rumah tinggal antara lain : gambar rencana pondasi, gambar rencana lantai, gambar rencana plapond (langit-langit), gambar rencana atap, gambar rencana lampu penerangan, gambar rencana plambing/saluran air, gambar sanitair,  dan gambar taman, dengan ukuran-ukuran yang jelas dibuat dengan skala 1 : 100.

Setelah semua gambar-gambar lengkap dibuat, langkah selanjutnya adalah menghitung anggaran biaya bangunan. Tanpa gambar-gambar di atas kita tidak akan dapat membuat rencana kebutuhan biaya bangunan tersebut.

Besar kecilnya biaya bangunan sangat ditentukan oleh bahan-bahan material yang akan digunakan, serta kualitas konstruksi yang akan diterapkan. Sebagai contoh, sebuah rumah dengan menggunakan kusen dan pintu kelas I akan besar biayanya sekalipun ukuran rumah tersebut kecil. Lantai misalnya, menggunakan keramik “standard”  akan jauh lebih murah dibandingkan dengan lantai keramik “granito” apalagi lantai “marmer” yang harganya juraan rupiah per m2.

Begitulah pentingnya gambar desain perencanaan yang perlu dimiliki sebelum seseorang membangun atau merenovasi rumahnya. Biaya pembuatan desain perencanaan rumah yang lengkap + rencana biaya cukup mahal sekitar 3 s/d 5% x total biaya yang diperlukan. Di internet banyak ditawarkan biaya desain perencanaan relatif lebih murah bila dibandingkan dengan memanggil konsultan perencana/arsitek. Pada umumnya di internet mereka menawarkan biaya sekitar Rp 15.000,- s/d Rp.25.000 per M2. Jadi untuk bangunan yang luasnya 100 M2 kurang lebih biaya perencanaanya sekitar Rp.1.500.000 s/d Rp. 2.5000.000. Untuk daerah perkotaan (kota besar) biaya bangunan 100 M2 minimum memerlukan biaya Rp.200.000.000, s/d Rp.300.000.000. Jika untuk membuat desain perencanaannya menggunakan konsultan perencana/arsitek tinggal kalikan saja 3% s/d 5%. Cukup mahal bukan ?! Tapi rumah anda dijamin tampil artistik, kokoh, sehat, dan nyaman dihuninya.

Pada kesempatan lain saya akan berbagi bagaimana cara menghitung biaya bangunan sederhana mulai dari menghitung galian pondasi, pasangan pondasi batu kali, beton sloof, beton kolom, lantai, dinding, atap, kusen, pintu, jendela, atap dll. Sampai jumpa !

 

 

 

 

 

 

 

 



Gimana posting saya..Teman SUKA?


Sign up free email newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

Comments are closed.

Desain Rumah Sederhana Search form
Rumah Dijual – Ciomas Bogor
tampak-depan

Alat Membuat RAB Rumah

Google PageRank Checker