Memilih Model dan Bentuk Atap Rumah | Desain Rumah Sederhana

Memilih Model dan Bentuk Atap Rumah

January 12th, 2013 0 Comments

memilih model atap rumahBentuk Atap Rumah

Bentuk dan model bentuk atap rumah sangat menentukan keseluruhan desain eksterior sebuah rumah. Atap rumah ibaratnya mahkota dari rumah itu sendiri, jadi sangatlah penting untuk dipertimbangkan ketika mendesain sebuah rumah.

Secara umum bentuk atap rumah mengikuti lekukan dinding pada denah rumah bagian luar. Jika denah rumah berbentuk hurup T, maka atap rumah akan berbentuk T, begitu juga jika denah berbentuk huruf L, maka bentuk atap akan membentuk huruf L, dan seterusnya.

Yang saya jelaskan di atas itu adalah secara umum, dan itu hanya bisa diterapkan pada bangunan-bangunan rumah normal yang dibangun di atas lahan yang cukup, dan sekeliling rumah memiliki selasar, dan atap 100 % menggunakan tutup atap genting atau meterial tutup atap lain bukan plat beton. Dan sangat kurang bagus dilihatnya jika rumah yang didirikan di atas lahan cukup menggunakan tutup atap beton.

Untuk kasus-kasus yang khusus cara di atas tidak dapat diaplikasikan sepenuhnya, terutama pada bangunan-bangunan rumah yang dibangun pada lahan sempit seperti perumahan seperti KPR-BTN yang kanan, kiri, dan belakang sudah berbatasan dengan tembok tetangga. Untuk atap rumah-rumah di perumahan sebaiknya menggunakan kombinasi tutup atap meterial genting dan plat beton. Rumah-rumah di perumahan pada umumnya hanya memiliki satu sisi yang memerlukan desain penampilan yakni pada bagian depan.

Model Atap

Model atap rumah yang paling banyak digunakan adalah model atap lurus dan model atap limas. Model atap limas biasa disebut model jure (istilah di Jawa barat), sedangkan model lurus pada daerah tertentu disebut model jepang, ada juga yang menyebut model kandang kebo. Sebenarnya model-model atap jika mau mengaplikasikan atap rumah-rumah adat banyak ragamnya. Tapi yang paling umum adalah kedua model di atas. Model atap dengan plat beton, jarang digunakan untuk rumah 1 lantai sebab rumah akan terlihat tidak bagus. Atap plat beton sebaiknya digunakan sebagai kombinasi atap genting pada bangunan 2 lantai.. dan sangat cocok untuk rumah-rumah di lahan sempit dan sekaligus berfungsi sebagai talang atap yang biasa dibuat menggunakan bahan seng atau bonet.

Itulah cara menentukan serta memilih model dan bentuk atap rumah, yaitu tergantung dari luas lahan yang digunakan untuk membangun rumah.





Sign up free email newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

Comments are closed.