Desain Rumah Sederhana

Info seputar dunia properti, gambar desain rumah, aksesoris, rab dan bahan bangunan

Menghitung Pasangan Bata Merah Rumah Sederhana Type 21

cara menghitung pasangan bata merahPada postingan sebelumnya saya berbagi materi cara menghitung pondasi batu kali. Untuk materi kali ini saya ingin berbagi bagaimana cara menghitung biaya pasangan bata merah, plesteran, dan acian untuk rumah sederhana kpr-btn type 21/60 yang merupakan bagian dari cara menghitung anggaran biaya bangunan (RAB). Untuk menghitungnya tentu saja harus berdasarkan gambar yang lengkap dengan ukurannya, dan untuk gambarnya saya akan menggunakan gambar denah yang telah digunakan pada meteri sebelumnya agar materi ini berkesinambungan.

 

denah rumah sederhana type 21/60

Denah Rumah Sederhana Type 21

 

Gambar Potongan Melintang Rumah Type 21

POTONGAN 1 – 1  

Gambar Potongan Memanjang Rumah Type 21

POTONGAN 2 -2

Untuk menghitung biaya pasangan bata merah, plesteran, dan acian untuk bangunan rumah type 21 tersebut di atas, maka kita harus menghitung luas daripada dinding tembok yang akan menggunakan pasangan bata merah. Untuk menghitung luas pasangan bata merah kita dapat menggunakan gambar denah, dan gambar potongan melintang dan gambar potongan memanjang yang sudah saya tampilkan di atas.

Luas pasangan bata merah adalah sama dengan panjang pondasi (sudah dihitung pada materi sebelumnya) = 43,20 x 3,00 = 129,60 m2, lalu dikurangi luas kusen dan pintu kemudian dikurangi luas kolom beton dan ring balok.  Langkah selanjutnya kita hitung dulu luas pintu dengan menjumlahkan luasan semua pintu dan jendela, kemudian kita hitung luas kolom dan ring balok. Sloof tidak perlu dihitung luasannya sebab sloof diluar ukuran tinggi bangunan.

Luas kusen :



  • kusen ruang tamu :  lebar =2,70 m dan tinggi= 2,00 m = 5,40 m2
  • pintu kamar tidur : 2 buah = 2 x 0,90 m x 2,00 m = 7,60 m2
  • pintu kamar mandi : 1 bh = 1 x 0,60 m x 2,00 m = 1,20 m2
  • jendela kamar tidur : 2 bh = 2 x 0,80 m x 1,20 m =  1,92 m2
  • Jumlah  = 5,40 + 7,60 + 1,20 + 1,92 = 16,12 m2

Luas Kolom :  Ada 13 kolom. Yang dihitung adalah penampang luar = 13 x 0,15 m x 3,00 (tinggi tembok) = 5,85 m2

Luas ring balok : panjang pondasi x 0,20 m =43,20 x 0,20 = 8,64 m2

Jumlah luas kusen + kolom + ring balok = 16,12 m2 + 5,85 m2 + 8,64 m2 = 30, 61 m2

Luas pasangan bata merah = 129,60 m2 – 30, 61 m2 = 98,99 m2

Nah luas pasangan bata merah sekarang sudah diketahui yaitu …. m2.  Dasar untuk menghitunya kita gunakan analisa harga satuan pekerjaan pasangan bata merah, saya gunakan dengan adukan 1 semen : 5 pasir.

contoh analisa pasangan bata-merah

Catatan : angka yang diberi tanda kuning ganti dengan harga bahan dan upah kerja setempat.

Dari analisa harga satuan, harga satuan bahan dan upah kerja tersebut didapatkan nilai biaya pemasangan bata merah per m2= Rp. 90.000, maka biaya pemasangan bata merah untuk bangunan rumah type 21 di atas =  98,99 m2 x Rp. 90.000 = Rp. 8.909.100 (delapan juta sembilan ratus sembilan ribu seratus rupiah).

Begitulah cara menghitung biaya pasangan bata merah untuk rumah ukuran type 21 sesuai gambar di atas. Semoga ada manfaatnya dan menambah wawasan pengetahuan Anda, sebab bagaimanapun juga bahwa rumah merupakan kebutuhan semua orang dan tidak ada salahnya kita mengetahui hal ini.

Updated: 9 Oktober 2012 — 9:43 pm
Desain Rumah Sederhana © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme