Desain Rumah Sederhana

Info seputar dunia properti, gambar desain rumah, aksesoris, rab dan bahan bangunan

Penyebab Acian Plesteran Retak-retak Rambut

Penyebab Acian Plesteran Retak RambutPerasaan Anda sekeluarga pasti merasa bahagia pada waktu Anda menempati rumah baru di salah satu perumahan di kota Anda. Namun pada suatu saat, Anda baru menyadari ketika duduk-duduk bersama keluarga di ruang keluarga, ternyata acian tembok dinding rumah Anda reta-retak rambut, dan sedikitnya perasaan kecewa pasti ada.

Kemudian Anda mencoba menyuruh tukang untuk mengecat ulang tembok rumah Anda, dan sebelumnya menutup seluruh bagian tembok yang retak-retak rembut dengan plamur tembok seperti yang disarankan tukang. Dalam waktu beberapa minggu memang tidak terlihat lagi retak-retak rambut, namun setelah beberapa bulan kemudian retak rambut mulai bermunculan kembali, baik pada bagian yang didempul atau retak-retak baru.



Nah, kasus tersebut akan terus berulang walaupun Anda melakukan pengecatan ulang berkali-kali. Ada banyak penyebab retak rambut seperti yang terjadi pada rumah Anda.

Penyebab umum retak-retak rambut:

  1. Komposisi adukan plesteran kurang baik, kurang semen, atau kandungan tanah dalam pasir terlalu banyak, jelasnya kualitas pasir yang digunakan kurang baik;
  2. Teknik pelaksanaan pekerjaan salah: waktu mengerjakan pekerjaan plesteran kondisi pasangan bata merah kering tidak disiram air, tidak dikamprot (plesteran tipsis);
  3. Waktu mengerjakan acian, kondisi plesteran masih basah, kemudian mengecat tembok acian belum cukup kering, sehingga pada saat pengeringan plesteran terjadi retak dan acian ikut retak;
  4. Adukan perekat pasangan bata tidak baik, kurang semen + pasir kurang baik.

Cara menanggulangi retak-retak rambut:

  1. Kupas seluruh plesteran;
  2. Siram dengan air sampai basah;
  3. Kamprot (plester tipis kasar) semua permukaan dinding yang sudah dikupas dengan adukan 1PC : 4 Pasir; dan biarkan beberapa hari sampai kering;
  4. Buat kepalaan plesteran dengan campuran adukan no. 3
  5. Plester ulang dengan sampuran adukan sama, siram dinding sampai basah;
  6. Lakukan pekerjaan acian setelah plesteran kering (min 7 hari), siram plesteran sampai basah sebelum melakukan pekerjaan acian;
  7. Lakukan pengecatan tembok setelah acian benar-benar kering (min. 7 hari)
  8. Tahapan pengecatan diawali dengan amplas permukaan, plamur tembok + amplas, pengecatan 3 x

Itulah penyebab terjadinya retak-retak acian plesteran tembok rumah. Semoga membantu!

Updated: 20 Juli 2014 — 10:39 pm
Desain Rumah Sederhana © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme