Desain Rumah Sederhana

Info seputar dunia properti, gambar desain rumah, aksesoris, rab dan bahan bangunan

Rumah Dengan Rangka Atap Bambu

Penggunaan bambu untuk rangka atap rumah sudah lajim dan umum digunakan oleh masyarakat pedesaan/kampung sejak dahulu turun temurun dari nekek moyang. Rangka atap dimaksud adalah kaso dan reng menggunakan bambu. Jenis bambu yang digunakan adalah jenis bambu tali yang ukuran diameternya antara 5 sampai 7 cm. Jenis bambu tersebut kalau di kota biasa digunakan untuk tiang cor lantai beton atau untuk alat bantu seperti tangga dan steger.

rangka atap kaso dan reng bambu

Sampai sekarang walaupun bantunan rumah tembok, masih banyak juga yang menggunakan kaso dan reng  bambu. Kekuatan rangka atap bambu pada rumah-rumah di pedesaan umurnya bisa mencapai di atas 20 tahun.

Agar kaso dan reng bambu bisa bertahan puluhan tahun caranya sebagai berikut:

  1. Bambu yang digunakan harus benar-benar tua.
  2. Direndam di dalam lumpur kolam atau sawah minimum 1 tahun.

Reng bambu harus dibuat (diiris-iris) sebelum direndam lumpur. Setelah cukup 1 tahun bambu diangkat dari lumpur, dibersihkan/disiram air, dan kemudian diangin-anginkan sampai kering. Warna bambu berubah menjadi kehitaman. Bambu yang sudah melalui proses perendaman seperti itu apabila sudah terpasang  sebagai rangka atap, makin lama akan semakin kering dan semakin keras, serta tidak akan dimakan hama bubuk.

Agar permukaan genting hasilnya rata dan lurus,  biasanya tukang kayu kampung sudah sangat familiar cara dan teknik mengerjakannya, diantaranya dengan cara mengganjal bambu yang ukuran diameternya lebih kecil dengan belahan kayu atau bambu pada balok kayu penyangga kaso.



Penggunaan bambu untuk kaso dan reng tanpa direndam, kekuatannya tidak akan lama sebab akan diserang bubuk. Bambu-bambu yang dijual di material (di kota), itu kebanyakan bambu yang belum cukup tua dan tidak akan tahan lama. Lihat di kota, bangunan rumah makan sunda yang menggunakan saung-saung bambu, mulai dari tiang sampai rangka atap semuanya menggunakan bambu.

Updated: 19 Agustus 2014 — 12:06 am
Desain Rumah Sederhana © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme