Desain Rumah Sederhana

Info seputar dunia properti, gambar desain rumah, aksesoris, rab dan bahan bangunan

Tahapan Persiapan Pelaksanaan Membangun Rumah Sistem Kerja Harian

Persiapan pelaksanaan membangun rumah dengan sistem kerja harian merupakan cara yang paling umum dilaksanakan oleh masyarakat golongan menengah ke bawah, baik di lingkungan perumahan KPR, di perumahan kavling, atau di lingkungan perkampungan. Cara pelaksanaan lainnya adalah dengan sistem borong kerja (hanya upah), atau sistem borong bahan + upah. Cara sistem borong tersebut bukan dilaksanakan oleh kontraktor, tapi oleh tukang borong. Tukang borong biasanya seorang tukang bangunan yang sudah memiliki pengalaman dan jam terbang yang lama dalam mengerjakan pembangunan rumah.

tahapan membangun rumah dengan cara kerja harian

Yang akan saya bahas pada posting kali ini hanya terbatas pada sitem pelaksanaan kerja harian, dimana saya sering melihat praktek kerja harian di rumah-rumah teman dan tetangga kurang efektif, hasilnya kurang memuaskan, biaya upah kerja membengkak, bahan material banyak terbuang sehingga biaya akhir menjadi lebih besar dari rencana (RAB).



Sehubungan dengan hal tersebut, persiapan membangun rumah dengan cara kerja harian seharusnya lebih efektif dan biaya lebih kecil dari biaya yang direncanakan (RAB), sebab dengan sistem kerja harian tidak ada keuntungan pemborong. Sebenarnya yang menyebabkan pelaksanaan pekerjaan dengan kerja harian menjadi tidak sesuai rencana, baik kualitas maupun biaya adalah disebabkan oleh tidak adanya pengawasan yang mengatur pekerja bangunan baik disiplin waktu kerja, teknis pelaksanaan kerja, dan pengaturan penggunaan material. Penggunaan paterial yang harus benar dan sesuai dengan aturan/rencana adalah dalam hal penggunaan semen untuk adukan, baik adukan pasangan maupun adukan beton cor. Dalam proyek bangunan gedung bahan material semen adalah bahan yang paling banyak digunakan, oleh karena itu kalau tidak ada pengeturan dan pengawasan maka tukang bangunan akan seenaknya menggunakan semen tanpa takaran. Penggunaan semen yang tidak diatur bisa mengakibatkan tidak meratanya kualitas pasangan atau beton. Bisa jadi terlalu banyak, atau terlalu sedikit semen, keduanya sangat tidak baik.

Agar pelaksanaan pekerjaan membangun rumah dengan cara kerja harian berjalan dengan baik, efektif dan efisien, beberapa tahap persiapan membangun rumah yang harus dilakukan owner sebagai berikut:

  1. Mempersiapkan gambar perencanaan/pelaksanaan dan RAB.
  2. Mengajukan surat ijin membangun (IMB). Sebelum memulai membangun IMB harus sudah ada.
  3. Menyediakan dana yang cukup sesuai dengan anggaran yang diperlukan sesuai RAB.
  4. Merekrut Mandor yang berpengalaman membangun rumah dan familiar membaca gambar pelaksanaan.
  5. Merencanakan rekrutmen tenaga-tenaga kerja bangunan yang diperlukan yang jumlahnya sesuai dengan tahapan pekerjaan, penambahan dan pengurangan jumlah tenaga pada setiap tahapan pekerjaan dibicarakan dengan mandor yang ditunjuk.
  6. Membuat persetujuan gaji mandor dan menentukan tugas dan kewajiban mandor berkaitan dengan pelaksanaan. Mandor dalam hal ini bukan mandor borong, tapi mandor yang digaji sama halnya dengan tukang biasa, dengan tugas mengatur pekerja, mengatur teknis pelaksanaan sesuai dengan RAB dan gambar, mengatur dan mengawasi penggunaan material agar efektif dan efisien (tidak banyak terbuang).
  7. Merencanakan sistem pengadaan material, dengan cara dilakukan sendiri oleh owner atau menugaskan anggota keluarga, jangan menugaskan mandor.
  8. Merencanakan Waktu pelaksanaan (time schedule), tugaskan mandor untuk membuatnya.
  9. Memulai pelaksanaan.

Itulah tahapan-tahapan yang sebaiknya dilakukan dalam mempersiapkan pelaksanaan pembangunan rumah dengan cara kerja harian. [Sumber: pengalaman penulis].

Updated: 5 November 2014 — 12:04 pm
Desain Rumah Sederhana © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme