Desain Rumah Sederhana

Info seputar dunia properti, gambar desain rumah, aksesoris, rab dan bahan bangunan

Tips Membangun Lantai 2 pada Bagunan Rumah Lama

Tes Pondasi - Sloof - Kolom - Ring BalokUntuk menambah bangunan lantai 2 pada rumah lama tidak semudah yang diperkirakan, biayanyapun tidak dapat dianggap enteng. Jika Anda ingin membangun lantai 2 di rumah lama, maka Anda harus meneliti terlebih dahulu kondisi bangunan lama, terutama strukturnya apakah sudah dipersiapkan untuk bangunan 2 lantai apa belum.

Apabila rumah yang akan dibangun tersebut memang rumah Anda sendiri sejak dibangun, maka Anda akan mengetahui dengan tepat sudah dipersiapkan apa belum untuk rumah 2 lantai. Tapi jika rumah Anda diperoleh dengan membeli dari orang lain, tentu Anda tidak akan mengetahui dengan pasti kesiapannya, kecuali rumah Anda memiliki gambar teknis dan IMB yang lengkap.. jalas disitu akan diketahui secara akurat.

Untuk kasus bangunan lama yang belum dipersiapkan untuk bangunan 2 lantai maka beberapa hal yang harus diteliti terlebih dahulu adalah kondisi pondasi, sloof beton, tiang kolom beton, dan ring balok beton.

Caranya : ambil sampel minimum 2 titik dengan cara menggali kedalaman pondasi. Tentu saja menggalinya di bagian luar bangunan rumah Anda yang tidak dipasang keramik (kalau ada). Sebaiknya di pojok rumah atau pada pertemuan dinding, agar bisa sekaligus mengecek sloof, kolom dan ring balok.



Langkah-langkahnya sebagai berikut :

  • Buat galian sampai kedalaman pondasi yang ada, lalu ukur kedalaman pondasi. Apabila kedalaman >90 cm..Cukup!
  • Tes kekuatan adukan pondasi dengan cara memahat dengan pahat beton. Apabila keras itu bagus.
  • Tes kekuatan beton sloof dengan pahat beton. Bila keras susah dipahat itu bagus! Lalu periksa diameter tulangan utama. Jika ada 6 tulangan besi diameter 12 mm.. bagus cukup!
  • Periksa kolom dengan pahat beton, bila keras ok! Lalu periksa besi, jika besi diameter 12 mm ok! bagus
  • Periksa ring balok, adanya di atas dinding bata, lakukan seperti point 4, jika ketebalan ring balok ada 20 cm dan besi dia min 10 mm ok!

Jika persyaratan di atas tidak terpenuhi, maka pondasi, sloof, kolom dan ring balok harus diperkuat dengan cara menambah komponen sbb :

  • Pondasi ditambah kedalamannya, istilahnya disuntik. Jika adukan pondasi kurang keras, maka setiap pojok atau pertemuan dibuat penambahan ekstra lebih dalam min. 1 m untuk tanah normal/tanah berbatu, min 1,25 m untuk tanah agak labil (misal tanah lempung/liat).
  • Sloof dibuat baru/ditambah di atas sloof lama full baru. Elevasi lantai otomatis ditambah,  semua kusen ditinggikan setinggi sloof baru.
  • Kolom ditambah baru disamping kolom lama
  • Ring balok ditambah di atas ring balok lama

Kalau memang rumah lama belum dipersiapkan, biayanya mahal.. yang jadi korban adalah lantai, ada biaya bongkar pasang kusen. Tapi dindinng selamat. Walaupun dinding rumah Anda batu bata merah, Anda jangan nekat untuk tidak memperkuat yang saya sebutkan di atas. Dinding jangan sekali-kali diberi beban. Bangunan bertingkat yang baik, tanpa dinding bata akan berdiri kokoh dengan kekuatan pondasi, sloof, kolom dan ring balok. Dinding sebenarnya hanya aksesoris, pake gypsumpun bisa ko!

Maka oleh karena itu, apabila Anda membangun rumah baru harus direncanakan secara keseluruhan untuk jangka panjang, persiapkan struktur rumah untuk rumah 2 lantai jika kedepan berencana menambah lantai 2, supaya tidak membuang-buang biaya. Biaya membangun rumah itu sangat mahal, sayang!

Itulah tips membangun lantai 2 pada bangunan lama. Saya mengingatkan jangan coba-coba sembarangan membangun rumah 2 lantai, apalagi di atas bangunan lama. Konsultasi dengan ahlinya jika Anda akan membangun ruah 2 lantai, jangan mempercayakan kepada tukang bangunan yang tidak mengetahui ilmu konstruksi bangunan. Berbahaya!

Updated: 30 Agustus 2012 — 5:43 pm
Desain Rumah Sederhana © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme