Desain Rumah Sederhana

Info seputar dunia properti, gambar desain rumah, aksesoris, rab dan bahan bangunan

Tips Merancang Denah Rumah Yang Baik dan Tepat

Membuat atau merancang denah rumah merupakan bagian yang terpenting dari sebuah desain rumah, sebab tata ruang denah rumah akan sangat menentukan baik buruknya sebuah bagunan rumah secara keseluruhan.

 

merancang denah rumah yang baik

Tata ruang yang sesuai selera masing-masing dapat dibenarkan sebab walau bagaimanapun juga setiap orang memiliki keinginan serta selera yang berbeda dalam berbagai hal termasuk persoalan rumah tentunya. Tapi tidak semua yang dianggap sesuai selera tersebut bisa dikatakan benar jika dilihat dari sisi tata ruang secara arsitektural, sebab selain sesuai selera, juga sebuah tata ruang denah  rumah  harus memenuhi persyaratan tertentu, harus mempertimbangkan berbagai hal diantaranya, prinsip rumah sehat, fungsi, kebutuhan, dan keadaan dan lokasi lahan. yang akan dibangun

Prinsip rumah sehat dalam rancangan denah rumah, kata kuncinya adalah adanya pencahayaan dan ventilasi yang baik. Pencahayaan ruangan dimaksud bukan pencahayaan lampu pnerangan, namun pencahayaan sinar matahari, dimana setiap ruangan harus mendapatkan cahaya matahari langsung melalui jendela. Sedangkan ventilasi yang dimaksud bukan sekedar lubang angin yang dipasang  di atas kusen pintu dan jendela semata, melainkan setiap lubang angin dan jendela yang diapasang harus menghadap ke ruang terbuka, bukan ke ruang lain.

Dalam merancang denah rumah harus melihat fungsi  ruangan, dimana penempatan dan tata letak ruangan yang satu dengan ruangan lainnya harus mempertimbangkan relevansi fungsi dari masing-masing ruangan, sehingga tidak terjadi tumpang tindih yang mengakibatkan alur aktivitas terganggu.   Misalnya penempatan ruang makan sebaiknya berdekatan dengan dapur, atau tidak menempatkan WC/toilet berdekatan dengan ruang makan, dst. Coba Anda bayangkan jika ruang makan sedang digunakan, tiba-tiba ada yang masuk WC/kamar mandi, apa yang akan dirasakan oleh keluarga lain yang sedang menyantap makanan di ruang makan?

Merancang denah rumah berdasarkan kebutuhan, baik jumlah ruangan maupun luasan setiap ruangan. Kebutuhan bisa diartikan sebagai kebutuhan jangka pendek atau kebutuhan jangka panjang. Kebutuhan jangka pendek bisa diartikan untuk saat ini sampai 5 tahun kedepan, misalnya sebuah rumah dengan 2 kamar tidur dan 2 toilet sudah dianggap cupup, tapi setelah 5 tahun.. kondisi tersebut sudah tidak mencukupi.  Perencanaan denah rumah sebaiknya dirancang untuk jangka panjang, katakanlah  dengan 4 bh kamar tidur dan 4  kamar mandi/toilet sudah cukup sebagai perencanaan rumah jangka panjang. Persoalan membangun rumah apabila dana terbatas bisa dilakukan dengan cara membangun secara bertahap.

Terakhir, merancang denah rumah harus mempertimbangkan luasan lahan yang tersedia. Apabila luas lahannya sempit dan berada pada lokasi perumahan padat, maka jika kebutuhan jangka panjang tidak bisa dengan type rumah 1 lantai, maka rencanakanlah sebuah rumah 2 lantai, jangan memaksakan rumah 1 lantai dengan mengabaikan prinsip rumah sehat. Dengan merencanakan rumah 2 lantai, kita bisa merencanakan ruang-ruang terbuka di dalam rumah untuk ventilasi dan pencahayaan. Apabila lahan Anda luas dan kebutuhan rumah hanya 50% luas tanah, maka sebaiknya Anda rencanakan sebuah rumah 1 lantai, sebab rumah 1 lantai biayanya lebih murah dan pemeliharaannya juga lebih murah. Struktur rumah 1 lantai lebih sederhana dan lebih murah daripada rumah 2 lantai, maka oleh sebab itu membangun rumah 1 lantai lebih murah dari rumah 2 lantai walaupun luasannya lebih luas dari rumah 2 lantai.

Itulah barangkali yang dapat saya sampaikan mengenai tips merancang sebuah denah rumah yang baik, dengan mempertimbangkan beberapa hal yang telah saya uraikan di atas. Semoga bermanfaat. [Sumber inspirasi: inforumahminimalis.com]



Updated: 22 Oktober 2014 — 11:30 am
Desain Rumah Sederhana © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme